<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fikri Information Center</title>
	<atom:link href="http://fikriinformationcenter.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com</link>
	<description>dari Fikri untuk Dunia, Papan Pengumuman Online</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 01:42:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fikriinformationcenter.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4f9f317d32e228f852a4796b45905324?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fikri Information Center</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Hanya Coretan Kecil pada &#8216;World Town Planning Day&#8217;</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/11/08/hanya-coretan-kecil-pada-world-town-planning-day/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/11/08/hanya-coretan-kecil-pada-world-town-planning-day/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 01:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 8 November 2009 adalah world town planning day. Coba terjemahkan: hari perencanaan kota sedunia. Adakah hari perencanaan wilayah sedunia? Kenapa cuma kota? Sebentar, mungkin saya menerjemahkannya dengan salah. Dalam poster Departemen PU yang mengadakan kegiatan peringatan hari ini dan besok, world town planning day ditransliterasi menjadi &#8216;hari penataan ruang&#8217;. Penataan ruang: spatial planning, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=271&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini, 8 November 2009 adalah world town planning day. Coba terjemahkan: hari perencanaan kota sedunia. Adakah hari perencanaan wilayah sedunia? Kenapa cuma kota? Sebentar, mungkin saya menerjemahkannya dengan salah. Dalam poster Departemen PU yang mengadakan kegiatan peringatan hari ini dan besok, world town planning day ditransliterasi menjadi &#8216;hari penataan ruang&#8217;. Penataan ruang: spatial planning, yang ini justru mencakup perencanaan wilayah, kawasan metropolitan, agropolitan, bahkan penataan ruang nasional.</p>
<p>Kali ini saya cuma mau merefleksikan betapa kita harus memperhatikan bukan hanya perkotaan (urban), tetapi sistem yang lebih besar dari itu. Kita, secara awam hingga kepakaran, terindikasi lebih peduli kepada perkotaan. Siapa sih memang yang tidak nyaman tinggal di kota dengan fasilitas berjuta kali lebih cozy untuk memanjakan diri, kesempatan akan pendidikan yang lebih menjanjikan, urbanisme yang sangat mendukung untuk berbudaya kekotaan yang &#8216;tinggi&#8217; yang secara bulat mengamini konsep bahwa kesejahteraan adalah tingginya konsumsi. Tapi apa yang terjadi, urbanisasi pada akhirnya menjadi persoalan yang memusingkan ketika perkotaan tidak mampu melayani secara layak orang-orang yang paritas daya belinya rendah sehingga mereka menjadi kelompok yang termarginalkan. Perdesaan juga menerima akibatnya karena justru ia kekurangan sumber daya manusia untuk menggerakkan perekonomian. Perdesaan semakin tidak memiliki daya dukung dan pada akhirnya perkotaan lebih dicintai dan hari ke hari perdesaan pada akhirnya bertransformasi menjadi perkotaan. Kota selalu berderajat lebih tinggi dari desa (ndeso).</p>
<p>Orang-orang awam mengenal &#8216;planologi&#8217; sebagai penataan kota (tata kota), tetapi kita yang belajar di dalamnya akan mengatakan lain. Bahwa sebenarnya masih banyak fokus dan track yang lain yang dapat dipedulikan karena persoalan perencanaan bukan hanya kota saja. Coba lihat kota yang tidak akan berdaya tanpa desa, karena makanan (beras, sayuran, daging, ikan, dsb) itu diproduksi di desa. Kalau semuanya menjadi kota, memangnya siapa yang akan menjamin orang-orang kota bisa makan? Apa kita mau impor dan impor terus, kemudian berketergantungan kepada negara lain?</p>
<p>Saya selalu melihat bahwa penataan kota akan selalu pincang jika kita tidak peduli kepada wilayah yang terkait dengannya. Sementara itu, orang-orang selalu lebih tertarik membicarakan perkotaan yang &#8217;sangat&#8217; kota, metropolitan, padahal persoalan mungkin saja lebih urgen dibahas pada kota-kota menengah, yang mungkin akan menjadi kota-kota masa depan. Kita tidak boleh melupakan perdesaan yang menjadi lumbung padi, yang hasilnya kita makan setiap hari di kota, begitu pula sayuran, buah-buahan, yang tidak diproduksi di perkotaan.  Keterkaitan desa-kota (urban-rural relation) adalah suatu hal yang penting demi pengembangan wilayah yang berkelanjutan. Ketimbang kerepotan menyediakan infrastruktur yang tidak pernah memenuhi kebutuhan di perkotaan, kenapa bukan rural-urban relation yang diperkuat?</p>
<p>Sayangnya hal seperti ini tidak serta kita lihat. Diskresi daerah (pemekaran daerah) justru menunjukkan fenomena banyak kota-kota baru yang dimekarkan dari kabupatennya. Kota-kota ini kemudian menjadi otonom yang seolah bebas dari induknya. Hubungannya seolah menjadi independen, dan wassalam dengan  rural-urban relation. Maksud saya berurai seperti ini bahwa di Indonesia justru wilayah masih menempati posisi yang lebih penting. Porsi wilayah masih lebih besar dan penting dalam pandangan ekonomi maupun lingkugan. Lagi, penataan kota tidak akan pernah mencapai cita-citanya, karena kita tidak pernah bisa mengendalikan urbanisasi. Selain itu, kota juga tidak bisa menjadi daerah yang tertutup yang melarang orang-orang masuk dan tinggal di dalamnya.</p>
<p>World Town Planning Day di Indonesia, bagi saya tidak merefleksikan secara bulat-bulat penataan kota saja, tetapi di dalamnya terdapat semangat yang lebih besar dari itu. &#8220;Penataan ruang&#8221; menunjukkan keutuhan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfatan ruang yang merepresentasikan bahwa di Indonesia world town planning day tidak bisa hanya dimaknai dengan perencanaan kota saja. Akan tetapi orang kebanyakan lebih mengenal perencanaan kota (tata kota) ketimbang perencanaan secara utuh, atau regional planning yang menuntut pemikiran yang lebih komperehensif, maka istilah &#8216;tata kota&#8217; ini cukup ampuh untuk lebih ekstensif memperkenalkan disiplin keilmuan dan keprofesian para planner. Lebih jauh lagi, untuk terus menunjukkan bahwa perencanaan dapat memberikan peran yang penting dalam menentukan masa depan kita bersama pada masa yang akan datang.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=271&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/11/08/hanya-coretan-kecil-pada-world-town-planning-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yang sebenarnya bisa kita lakukan, para planner?</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/10/15/apa-yang-sebenarnya-bisa-kita-lakukan-para-planner/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/10/15/apa-yang-sebenarnya-bisa-kita-lakukan-para-planner/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 16:26:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[If planning is everything, maybe it’s nothing. Begitu quote dari Aaron Wildavsky yang begitu populer dan menyentil di kalangan planners. Wildavsky sendiri sebenarnya dari disiplin public policy, Berkley, yang secara rasional menyadarkan para planner terdapat ranah yang begitu besar dan berpengaruh. Bahwa planning tidak menempati tempat yang paling agung dalam menentukan masa depan kita bersama.
Pengalaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=268&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>If planning is everything, maybe it’s nothing. Begitu quote dari Aaron Wildavsky yang begitu populer dan menyentil di kalangan planners. Wildavsky sendiri sebenarnya dari disiplin public policy, Berkley, yang secara rasional menyadarkan para planner terdapat ranah yang begitu besar dan berpengaruh. Bahwa planning tidak menempati tempat yang paling agung dalam menentukan masa depan kita bersama.</p>
<p>Pengalaman presentasi saya di Bappeda Kabupaten Sukabumi dalam kesempatan studio perencanaan wilayah seminggu yang lalu juga menyadarkan bahwa sudah banyak orang muak dengan jargon-jargon perencanaan yang tidak realistis untuk dapat diimplementasikan. Pemerintah di sana mungkin lebih menyukai action planning, sebagai sesuatu yang lebih patut dipraktikkan. Action planning seperti yang dijelaskan dalam Sager suatu saat akan merujuk kepada strategic planning yang bertumpu kepada rasionalitas instrumentalis.</p>
<p>Waktu saya masih tingkat 2, banyak pertanyaan muncul yang cenderung emosional. “Apa sebenarnya yang (telah, dapat) dilakukan planner atas permasalahan perkotaan di sekeliling kita? Bukankah di Bandung ada PL ITB, tapi kenapa Bandung masih acak-acakan? Mengapa PKL, pengemis, anak jalanan termarginalkan secara kurang manusiawi dan bagaimanakah seharusnya planning berpihak kepada persoalan PKL itu? Haruskah PKL itu disingkirkan, atau diberikan lokasi yang sesuai?”</p>
<p>Waktu itu saya punya ekspektasi yang besar terhadap diri saya. Bahwa saya kelak dapat berperan besar atas perubahan besar itu, memperbaiki permasalahan perkotaan dan wilayah dengan peran saya sebagai planner. Bisakah hal itu saya lakukan?</p>
<p>Pertanyaan ini, dan pertanyaan-pertanyaan saya yang berkecamuk semasa tingkat 2 dulu rupanya memang terjawab oleh waktu. Perkuliahan semasa saya tingkat 2 memang belum memperkenalkan banyak apa yang bisa planning lakukan, apa yang dapat planner lakukan. Pengetahuan yang ditanamkan saat itu menumbuhkembangkan attitude yang cenderung idealis dalam seorang anak PL tingkat 2. Saat itu kita bisa katakan, “guna lahan di Jalan Dago tidak sesuai dengan rencana tata ruang” atau “seharusnya di sini dijadikan RTH”. Normatif, idealis.</p>
<p>Tingkat 3, diperkenalkan dengan praktik perencanaan melalui studio perencanaan kota. Betapa bangganya sudah mendekati kompetensi bisa merencanakan suatu kota (Benarkah? Haha). Selain itu, kuliah pembiayaan pembangunan begitu berkesan bagi saya karena di sana diperkenalkan “barang publik”. Dan kita tahu bahwa kita berada dalam ranah itu, planning in public domain. Saat itu saya begitu dikotomis dan terkadang nyinyir kepada private domain. Bahwa public domain adalah suatu yang sangat penting karena dia menyangkut kepentingan orang banyak, merangkul semua kepentingan. Private domain? Mereka berpikir untuk profit mereka sendiri, dan bagaimana seharusnya mereka memberikan keuntungannya secara sosial?</p>
<p>Saat itu juga pemahaman tentang hukum perencanaan yang juga membangun pemahaman bahwa penataan ruang dan juga pembangunan tidak hanya soal “planning”. Dalam penataan ruang (spatial planning) itu selain perencanaan ada pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam pembangunan bukan hanya ada perencanaan pembangunan tetapi praktik pembangunan merupakan aksi yang lebih eksplisit dalam mengartikulasikan rencana yang bentuknya hanya berupa dokumen. Dokumen yang seringkali tersimpan rapi di rak Bappeda.</p>
<p>Kalau planner berperan dalam “planning”, apa kabar dengan pemanfaatan ruang dan juga praktik pembangunan? Siapakah yang berperan? Apa sih peran planner di situ? Gak bisa ngapa-ngapain? Di sini saya (kita) boleh sedikit putus asa. Tentang ekspektasi yang sebelumnya kita punya saat tingkat 2. Jangan-jangan saya tidak dapat melakukan apa-apa atas keadaan saat ini yang pada akhirnya tidak membuahkan hasil seperti sekarang ini? Sebaliknya justru saya bisa menjawab sendiri pertanyaan saya yang di atas: bahwa dalam proses pembangunan/penataan ruang, planner itu ya bisa mengurusi planning secara teknokratis yang produknya berupa naskah akademis. Sedangkan plan yang ditetapkan itu merupakan hasil bargaining dalam proses politik di DPR dan DPRD. Artinya proses politik itulah yang menentukan ketimbang proses perencanaan teknokratis itu sendiri. Kesimpulannya: bukan salah planners atau planningnya sih kalo kota-kota acak-acakan, tapi para anggota DPR/DPRD yang menentukannya yang tidak bertumpu kepada hasil analisis scientific untuk menyelesaikan persoalan seperti yang dilakukan planner.</p>
<p>Lebih jauh lagi, pengalaman kerja praktek agaknya menjadi suatu titik tolak yang penting tentang arti suatu idealisme. Anda yang dapat kesempatan pertama kalinya bekerja secara nyata dalam dunia perencanaan akan memahami dan memilih, akan jadi (profesi) apa setelah secara utuh nyebur ke dunia kerja perencana. Sementara, pengetahuan yang kita dapat selama kuliah di dalam keilmuan metadisiplin ini membuat kita “banyak tahu” dan seolah menjadi “ahli segala hal”. Seringkah Anda berpikir planner itu seorang yang teramat pandai? Iyakah? Dia menguasai policy analysis, hukum, sosiologi, finance, ekonomi, fisik-desain, dan bahkan ilmu-ilmu macam kimia, fisika, geologi, kesehatan, dan banyak lainnya. Adakah Anda pernah melihat pada praktik konsultansi, dalam dokumen kontrak banyak planner dicantumkan sebagai ahli ini, ahli itu, padahal kuliahnya ya di situ-situ saja. Dari sini saya melihat, bahwa orang-orang planning memiliki manuver yang cukup banyak dalam pekerjaannya. Dengan kemampuannya yang sakti mandraguna tersebut, seharusnya menjadi kabar yang baik bagi “masa depannya”.</p>
<p>Tapi apa yang saya saksikan tidak serta merta seperti itu. Kenapa banyak lulusan PL pada akhirnya nyasar di bank, jadi entrepreneur (dalam bidang bukan planning), dan berbagai profesi lain yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang ia dapatkan di kuliah. Apakah ini yang dikatakan mahasiswa PL ‘nggak dapet feel-nya planning’?? Apakah penghasilan seorang planner yang tidak dapat dibandingkan dengan engineer di pertambangan sana dianggap lebih baik tidak dipilih dan beralih ke profesi lain? Entahlah. Saya menghormati pilihan setiap orang tentang kehidupannya. Tapi irosnisnya justru banyak orang yang S-1nya bukan PL tetapi begitu peduli dengan PL dan menjadi aktor-aktor penting dalam penataan ruang dan pembangunan di daerah. Sebagian dari mereka akhirnya mengambil master di bidang planning. Lalu, kenapa profesi ini ditinggalkan oleh para sarjana PL yang justru attitudenya dibangun pada masa kuliah S-1nya?</p>
<p>Satu kesimpulan besar yang saya ambil setelah KP adalah: idealisme akademis, tuntutan profesionalisme, dan tuntutan perut itu adalah ketiga hal yang saling terpolarisasi. Saat kuliah kita diajari cara-cara yang baik dalam bertindak dan bersikap, tetapi dalam praktik pekerjaan semuanya menjadi lain. Konsep efektivitas dan efisiensi menjadikan pekerjaan yang dilakukan yang penting adalah rasional bagi penghidupan. Lain lagi dengan tuntutan kebutuhan hidup yang begitu besar, berbanding lurus dengan gaya hidupnya, terutama bagi mereka penganut konsumerisme dan urbanisme. Intinya, Anda pilih yang mana: idealis-akademis, profesional, atau memenuhi tuntutan perut Anda, itulah yang akan menentukan banyak pilihan hidup Anda. Bahwa akan jadi (planner) macam apa nantinya.</p>
<p>Sekarang, saya pada akhirnya mengetahui bahwa peran planners adalah (1) sebagai analis yang membawakan aktivitas scientific untuk memecahkan masalah, (2) sebagai komunikator yang membantu orang-orang untuk memahami situasi dimana mereka tinggal. Bahwa bahkan planner itu belum tentu berdaya atas plan yang ada dan ‘ditetapkan’. Bahwa lebih jauh lagi planning bukan satu-satunya cara untuk memperbaiki keadaan yang lebih baik: masih ada market forces dan juga politik yang bisa merespon kebutuhan masa yang akan datang. Lalu, apa sebenarnya yang bisa dilakukan kita para planner? Jawabannya akan berbeda tergantung peran apa yang akan kita ambil, apakah sebagai akademisi/peneliti, praktisi konsultansi, pemerintahan, atau bukan sama sekali yang berhubungan dengan keprofesiannya. Tapi saya berkeyakinan bahwa apapun &#8216;profesi&#8217; kita nanti dalam ranah planning (in public domain) adalah berkontribusi kepada kemaslahatan banyak orang (ummat) yang berarti membawa keselamatan bukan hanya duniawi, selama masih berada dalam konsistensi dan etika yang dipegang dengan baik oleh para planner masing-masing.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=268&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/10/15/apa-yang-sebenarnya-bisa-kita-lakukan-para-planner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KP yang mulai menyenangkan :D</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/06/11/kp-yang-mulai-menyenangkan-d/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/06/11/kp-yang-mulai-menyenangkan-d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 15:25:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya memang membosankan. Ya iyalah ya, cuma disuruh baca gitu aja. Tapi prosesnya berlanjut, ada meeting internal maupun dengan tim pemberi proyeknya.  Besok juga akan field visit ke lokasi proyeknya. Suasana KP yang pada awalnya membosankan itu, ditambah dengan orang-orangnya yang serius dengan dunianya masing-masing akan membuat tidak betah. Tapi sejak kemaren, suasananya mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=266&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada awalnya memang membosankan. Ya iyalah ya, cuma disuruh baca gitu aja. Tapi prosesnya berlanjut, ada meeting internal maupun dengan tim pemberi proyeknya.  Besok juga akan <em>field visit</em> ke lokasi proyeknya. Suasana KP yang pada awalnya membosankan itu, ditambah dengan orang-orangnya yang serius dengan dunianya masing-masing akan membuat tidak betah. Tapi sejak kemaren, suasananya mulai terasa beda. Ruang peneliti serasa lebih rame, dengan berbagai isu terkait pekerjaan maupun urusan ibu-ibu dan pendidikan anak2nya.</p>
<p>Ada ibu salah satu peneliti yg akan cuti minggu depan. alasannya karena anaknya ulangan umum kenaikan kelas. hohoho&#8230; lucu ya. &#8220;ini nih gara-gara mendiknasnya. kita harus pilih presiden yg mendiknasnya jangan yang itu..&#8221; Ibu-ibu di sini rupanya sepakat bahwa pendidikan SD di Indonesia ini aneh. Terlalu berat buat anak, masa kelas 1 udah belajar macem-macem, bahasa inggris lah, IPA, IPS, PKn, ini itu.. padahal waktu kita sekolah dulu kelas 1 itu cuma &#8220;calistung&#8221;. heu&#8230; Bahkan dalam UN dan ulangan umum itu bisa ditanyakan, &#8220;SBY presiden yang keberapa?&#8221; atau &#8220;Jusuf Kalla dari partai apa?&#8221; What is the essence? Kenapa sistem pendidikan di Indonesia harus menghafal seperti itu?? Sangat menyusahkan.</p>
<p>Yah.. itu cuma intermezo aja sih.. tapi topik ini agak menghangatkan suasana di kantor beberapa hari ini. Kenaikan kelas, kelulusan, masuk sekolah, &#8220;bimbel&#8221;, blablabla.. Di antara pekerjaan ini menarik juga buat ketawa-ketawa di balik monitor *sok-sok nimbrung*.</p>
<p>Kembali ke KP.. Akhirnya pengalaman baru mulai didapatkan hari ini. Rapat dengan <em>dev&#8217;t agency donor</em>nya.. Komunikasinya seperti tukar informasi antar-aspek di studio. Hmmm&#8230; Untungnya saya KP bukan di konsultan. Tadi Mbak Atik cerita dia KP di konsultan di B*li, katanya kerjaannya itu COPY PASTE doang. Hihh.. halo halo haloooo&#8230; Hal ini tidak akan ditemukan dalam kamus gw. Beruntung sekali dapet KP di sini. Sesuai dengan yg dipelajari di kuliah, dan malah bisa improved. Ini juga termasuk dipaksa <em>writing the report in english</em> *huff* dan mengenal stakeholder lain dalam pembangunan yg biasa menjadi klien&#8211;biasanya pemerintahan, sekarang ketemunya development agencies alias donor. Walaupun sebenarnya saya masih bingung apa kepentingan mereka menjadi donor seperti itu. Bangun rumah kompos lah, meteran induk, pembersihan selokan, perbaikan kualitas kesehatan, blablabla.. Ada kepentingan apakah? Politik luar negeri? Soft-loan??</p>
<p>Entahlah, yang jelas saat ini saya sedang menikmati masa KP itu, terutama kalo udah diskusi, karena itu menyenangkan, selain karena traktiran dari pembimbing yang LUMAYAN. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=266&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/06/11/kp-yang-mulai-menyenangkan-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mending kuliah atau KP?</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/06/07/mending-kuliah-atau-kp/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/06/07/mending-kuliah-atau-kp/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 01:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[ini adalah sepenggal episode dari perkuliahan di PL ITB. kerja praktek akhirnya gw alami juga. konon katanya, kerja praktek akan memberikan pemahaman baru selain substansi akademis yg kita dapatkan dari kuliah. emang si, dari lingkungan sosialnya, waktunya, dan cara mengerjakan tugasnya berbeda sama kuliah.
semasa KP, jam kehidupan gw gitu-gitu aja. berangkat dari kosan jam 8.30, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=264&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>ini adalah sepenggal episode dari perkuliahan di PL ITB. kerja praktek akhirnya gw alami juga. konon katanya, kerja praktek akan memberikan pemahaman baru selain substansi akademis yg kita dapatkan dari kuliah. emang si, dari lingkungan sosialnya, waktunya, dan cara mengerjakan tugasnya berbeda sama kuliah.</p>
<p>semasa KP, jam kehidupan gw gitu-gitu aja. berangkat dari kosan jam 8.30, masuk kantor jam 9, jam 12 makan, jam 5 sore pulang. gitu aja,, nah kalo kuliah kan jamnya bisa beda-beda. selesai kuliah bisa ke Bang Ed, bisa ke labscan, berkunjung/silaturahim ke TU <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ato pergi ke studio. nah kalo KP ini.. ya udah disitu aja. paling-paling move ke ruang meeting. utk makan siang pun seringya dibeliin sama OB.</p>
<p>jadi enak kuliah atau KP? sebenarnya enakan kuliah. apalagi kalo pas jadwal di KPnya lagi ga ada kerjaan pasti. bisa bosen seharian. kalo kuliah kita bisa ketemu lebih banyak jenis orang. dan lucunya nih, pembimbing KP gw itu orangnya suka berkomunikasi via tulisan. hampir semua arahan, bimbingan dan tugas disampaikan via email. padahal kita masih satu ruangan, cuma dia ada bilik tersendiri. huhu.. ya tipe orang beda-beda memang. heu..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=264&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/06/07/mending-kuliah-atau-kp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>akhir semester! banyak orang mulai gila!! :)</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/17/akhir-semester-banyak-orang-mulai-gila/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/17/akhir-semester-banyak-orang-mulai-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 07:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[wahh.. besok udah mulai masa UAS tuh.. tapi anak-anak 2006 ganjil dan genap keknya beda nasib tuh.. semester ini tuh ga ada studio. wahh hebat, ini semua gara-gara SP 10 sks yg gila itu. heuu.. dan semester ini juga jelas memposisikan kelas ganjil sebagai kelas &#8220;konsultan&#8221; sedang  genap sebagai kelas &#8220;PNS&#8221;. =)) geli banget gw..
di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=261&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>wahh.. besok udah mulai masa UAS tuh.. tapi anak-anak 2006 ganjil dan genap keknya beda nasib tuh.. semester ini tuh ga ada studio. wahh hebat, ini semua gara-gara SP 10 sks yg gila itu. heuu.. dan semester ini juga jelas memposisikan kelas ganjil sebagai kelas &#8220;konsultan&#8221; sedang  genap sebagai kelas &#8220;PNS&#8221;. =)) geli banget gw..</p>
<p>di minggu-minggu ini, anak ganjil tuh yaa pada ngerjainnya: madpem-1 dan madpem-2, tugas besar SIP, tugas akhir pengkom, tugas akhir perwil.</p>
<p>sedangkan anak genap: madpem ga ada tugas udah gitu ga ada UAS juga. SIP juga ga ada tugas besar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , pengkom dan perwil sama sih.. tapi ya itu, dgn perbedaan tugas membuat keadaan anak ganjil dan genap jomplang. salah satu indikatornya, tadi malem gw tidur ampe 10 jam gitu. sementara kelas ganjil berjuang untuk SIPnya.</p>
<p>apalagi nih ya, anak genap yg ga ngambil kuliah pilihan kelas berat : 1. rangkot, 2. penglan, 3. pemodelan, 4. perpol,,, wahhh udah lengkap deh kebahagiaannya kuliah di semester paling nyantai nii.. hahah..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=261&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/17/akhir-semester-banyak-orang-mulai-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Academic Integrity and Academic Dishonesty</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/16/academic-integrity-and-academic-dishonesty/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/16/academic-integrity-and-academic-dishonesty/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 13:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[ceritanya gw ikut seminar integritas akademik yg diadakan Dirdik ITB hari Kamis, 7 Mei 2009 jam 15.30 mewakili HMP. pembicaranya ada dari dosen dan mahasiswa. keduanya dari FTMD. kalo dosen lebih menceritakan &#8220;watch tower&#8221; di FTMD yg ga beda sm CCTV di kelas-kelas, dan dipergunakan utk mengawasi mahasiswa ketika kuliah dan ujian.
materi tentang academic integrity [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=259&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>ceritanya gw ikut seminar integritas akademik yg diadakan Dirdik ITB hari Kamis, 7 Mei 2009 jam 15.30 mewakili HMP. pembicaranya ada dari dosen dan mahasiswa. keduanya dari FTMD. kalo dosen lebih menceritakan &#8220;watch tower&#8221; di FTMD yg ga beda sm CCTV di kelas-kelas, dan dipergunakan utk mengawasi mahasiswa ketika kuliah dan ujian.</p>
<p>materi tentang academic integrity itu sendiri dibahasnya oleh pram, mapres FTMD 2009. dia menjelaskan tentang academic dishonesty alias kecurangan akademik. ternyata bahannya ada di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Academic_dishonesty" target="_blank">wikipedia</a>, dan sekilas akan gw bahas. ada 6 jenis kecurangan akademik, yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Plagiarism</strong>: adopsi atau reproduksi ide atau kata-kata atau pernyataan orang lain tanpa memberitahukan bahwa kita menyitirnya. wahh.. hati2 nih yaa.. yg kyk gini banyak banget terjadi di antara kita. jangan sampe ya.. kalo buat tugas buat yg sejujur mungkin. jangan sembarangan dalam menyitir.</li>
<li><strong>Fabrication</strong>: penyalahan data, informasi, atau sitiran dalam berbagai latihan/tugas akademis. contohnya, dlm praktikum atau penyusunan TA, ternyata datanya ga terdistribusi normal. terus diubah2 deh sampe normal. nah, itu ga bolehh..</li>
<li><strong>Deception</strong>: menyediakan informasi yang salah untuk instruktur/dosen/asisten dsb. dalam hal tugas akademis. contohnya, ngaku-ngaku udah ngumpulin tugas, atau ngaku sakit jadi ga bisa ngumpulin tugas, dan jugaa&#8230; <strong>TITIP ABSEN!! </strong></li>
<li><strong>Cheating</strong>:  setiap upaya untuk memberikan atau menerima bantuan dalam kegiatan akademik, misalnya ujian. ayoo&#8230; siapa yg suka??</li>
<li><strong>Sabotage</strong>: berbuat agar orang lain tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya. termasuk memotong halaman di buku perpus atau menggagalkan percobaan orang lain.  ihh.. ini mah jahat yaa.. misalnya lo masukin virus di laptopnya dia, sehingga data tugasnya ilang. ini mah namanya jahat sm temen!</li>
<li><strong>Professorial misconduct</strong>: nahh.. yg ini kecurangan akademik yg dilakukan oleh dosen/asisten, misalnya dosen punya mahasiswa yg disukai, terus suatu saat nilainya jelek, tapi dosen itu tetep mendongkrak nilainya sehingga nilainya ga sesuai kenyataan. hmmm&#8230; jadi inget sesuatu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</li>
</ul>
<p>itu sih tentang kecurangan akademik. tapi,, kita belom bicarain &#8220;academic integrity&#8221;nya ya?? integritas akademik itu sendiri akan dibangun dengan cara kita memerangi dan menghindari kecurangan akademik tersebut. sebagai mahasiswa yang nantinya akan jadi pejabat yang bersih, makhluk mulia yang jujur, atau penegak keadilan dan idealist di negeri ini, marilah kita membangun integritas akademik itu dalam diri masing-masing. ga susah kok. hanya dengan percaya pada dirimu sendiri, bahwa lo bisa menuntaskan tugas akademik lo dengan baik, sesuai dengan kemampuan. satu kata, ini tentang <strong>kejujuran.</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=259&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/16/academic-integrity-and-academic-dishonesty/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cerita survei gila</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/15/cerita-survei-gila/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/15/cerita-survei-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 15:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[ceritanya gw bantuin survei TAnya teh alis nihh.. TAnya tentang preferensi masyarakat miskin tentang pelayanan publik di Kota Bandung. sama kyk yg lain, gw kebagian tugas wawancara/kuesioner ke 15 responden, yaitu penerima BLT. gw dapet wilayah: Bojongloa Kidul 6 responden, Astanaanyar 3 responden, Lengkong 3 responden, dan Bandung Kidul 3 responden.
Hari Pertama, Sabtu, 25 April [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=252&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>ceritanya gw bantuin survei TAnya teh alis nihh.. TAnya tentang preferensi masyarakat miskin tentang pelayanan publik di Kota Bandung. sama kyk yg lain, gw kebagian tugas wawancara/kuesioner ke 15 responden, yaitu penerima BLT. gw dapet wilayah: Bojongloa Kidul 6 responden, Astanaanyar 3 responden, Lengkong 3 responden, dan Bandung Kidul 3 responden.</p>
<p><strong>Hari Pertama, Sabtu, 25 April 2009</strong></p>
<p>sebenernya harusnya gw hari ini ikut pelatihan ArcView di Labscan. tapi apa daya, survei ini harus segera dimulai. kan teh alis ngejar Juli (ayo teh aliss semangaaat..!!). nahh, selesai sarapan, jam 8 gw berangkat dari kosan. waktu itu sempet juga smsan sama ivo, nanya-nanya udh berangkat ato belom. nahh.. gw kan hari itu berangkatnya ke Bojongloa Kidul a.k.a. Cibaduyut. dari kosan ke boromeong naek SSC, nah.. begitu lewat kampyus, gw ngerasa ni perut udah mulai berkontraksi. entah kenapaa.. padahal gw pikir tadi paginya udah tuntas tass..</p>
<p>gw turun dari SSC, naek angkot kalapa-dago. selama perjalanan yg panjang itu, perut gw ni makin ga bisa diajak negosiasi. hadoohh.. begitu turun dari angkot kalapa tu ya, di pasar kalapa gw lari2 sana sini nyari toilet. lari kesana ke perumahan, maksudnya nyari mesjid.. eh sial. ditutup. akhirnya gw lari lagi balik ke pasar. ada disana toilet yg kucari-cari selama ini *clinnng* dan tuntaslah disana.</p>
<p>wahh.. gw merasa ini firasat buruk nih kyk gini. terus aja gw lanjutkan perjalanan pake angkot kuning cibaduyut-kalapa. turun di cibaduyut, ga jauh dari depan gang kebonlega. mulailah perjuangan ini.. ya ampoon tobat dah. udah nyari responden no.1 aja rasanya kyk dipingpong. nanya di sini.. &#8220;<em>oohhh.. disana de..</em>.&#8221; terus lagi, cari lagi &#8220;<em>eh itu mah di sana..</em>&#8221; berlawanan arah. akhirnya bolak balik aja.  gw tu ya.. sampe ke depan terminal Leuwipanjang. hasilnya: alamat tidak ditemukan.</p>
<p>terus sambil nyari yg lain.. &#8220;<em>eh.. nama itu mah ga ada disini. tapi pak RTnya juga lagi ga ada, ada yg meninggal soalnya..</em>&#8220;. terus cari yg lain lagi. akhirnya yg nomor 4 nanya ke orang. &#8220;<em>dupi Pa Tutang aya didieu?</em>&#8221; (pak Tutang ada di sini?) &#8220;<em>ohh itu nu nuju sasapu</em>&#8221; (oh itu yg lagi nyapu..). terus gw deketin, bapaknya masuk rumah. pas mau ngetok pintu,ada ibu2 lewat. nanya.. &#8220;ngapain de? mau nyari siapa?&#8221; gw jawab, &#8220;pak tutang bu..&#8221;. ibunya bengong, &#8220;ngapain ke pak tutang. pak tutang mah <em>teu damang emutan </em>(sakit ingatan, alias gila). eng ing eng&#8230;</p>
<p>setelah itu gw diajak ke rumah sodaranya. disana gw diceritain bahwa bapak in memang dapet BLT. mungkin sebagai santunan karena bapak ini sakit dan tak berpenghasilan. apa daya.. gw batal wawancara ke sini dan pergi. nyebrang lah ke Cibaduyut Wetan. alhamdulillah, dapet responden yg pertama bernama Bapak Sukirno pas adzan dzuhur. huff.. berarti udah berapa jam tuh jalan.</p>
<p>terus.. setelah shalat dzuhur perjalanan dilanjutkan. subhanallooohhh.. itu yg namanya anggacarang, tempatnya di ujung. ga ada ojek, apalagi angkot. becak ada. tapi jauahh lahh.. jadi si anggacarang itu, tempatnya di deket perumahan mewah, gw sempet ngelewatin padang golf juga. heuu.. pahitnya, sampe di sanaa..ketemu sm pak RTnya, malah gini.. &#8220;saya yakin di sini ga ada nama ini. saya kenal semua warga. kok bisa gitu ya de, namanya ga dikenal. itu penyusunan database BLT gimana sih??&#8221; haloooo&#8230; bukannya dia ya yg bikin daftar penerima BLT. jadii?? dengan sangat terpaksa, gw harus kembali ke cibaduyut lama. huahhh.. ni kaki udah lecet aja,,</p>
<p>cerita parah juga terjadi di ciparay tengah. gw sempet puter2 di tempat yg itu2 lagi. tapi ga ketemu. terus ada ibu2 yg nyapa. &#8220;de, lagi nyari alamat?? tadi saya liat di blok lumbung sekarang udah disini&#8221; akhirnya gw ceritain gw lagi survei bla bla bla.. dan gw dianter2in nyari alamatnya. beuhhh.. gila lahh pokoknya. jadi ikut pusing2 tu ibu. bahkan sempet gantian ikut nyariin sm 2 ibu yg lainnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) beuhh..</p>
<p>singkat cerita, hingga jam 5 sore itu gw cuma dapet 4 responden. artinya masih sisa 2 responden di cibaduyut. karena udah sore dan ga enak juga, akhirnya gw pulang deh&#8230; mana laper ga makan siang.</p>
<p><strong>Hari Kedua, Minggu, 26 April 2009</strong></p>
<p>hari ini, setelah selesai nonton shinchan, gw berangkat nih. tujuannya adalah&#8230; astanaanyar. setelah cari tau rute angkotnya tadi malem. gw naek angkot ledeng dolo, turun di belakang ITB. terus naek angkot cisitu tegallega. turun di lapang tegallega. beuhh.. mulailah pencarian ini. pertama ke Pelindung Hewan.</p>
<p>AJAIB!! udah 3 responden diketemukan sudah meninggal!! dan yg ke-4 namanya Iyos. orgnya ga ada di tempat. ayahnya mempersilahkan gw masuk. terus dia memperlihatkan suatu pojok, tempat penyimpanan perabot segala macem. &#8220;tuh de.. orang normal mah ga mungkin mau tidur di tempat kayak gitu.. iyos mah sakit de.&#8221; otherwise, majnun lagi. lagi?? huaa&#8230;</p>
<p>nyebrang deh gw ke gang jamhari. itu jauhh dari pelindung hewan. mana jalannnya gede. susah nyebrangnya. huahh.. ajaiibbb!! disana juga semua rsponden kalo ga dikenal namanya, meninggal (beberapa) satu lagi ada yg cerai dan pindah. heuu.. apakabar ini astanaanyar. gw sms lagi teh alis. minta cadangan baru. beuhh.. semuanya nasibnya sama meninggal. ini tempat, mentang2 namanya &#8220;astana&#8221; (kuburan) semuanya udah meninggal *merinding*.</p>
<p>akhirnya, khusus utk kecamatan ini yg 3 responden doang, responden dipilih secara snowball aja. huahh.. pas respoden yg ketiga.. aduhhhh. pak aseepp.. rumahnya kasian. kyk kandang merpati. orgnya baik. &#8220;pak saya mau wawancara ttg pelayanan masyarakat, respondennya penerima BLT.&#8221; jawabnya, &#8220;oh iya saya penerima BLT. bentar saya tunjukin kartu penerima BLTnya..&#8221; *jrengg* terus waktu nanya. &#8220;umurnya berapa pak?&#8221; jawabnya, &#8220;lupa lagi, bentar saya tunjukin aja KTPnya.&#8221; terus pas nanya anggota keluarga, ditunjukin kartu keluarga. setiap anggota keluarganya dikenalin juga, berikut riwayat hidup singkatnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) bahkan gw ditunjukin juga sertifikat tanah, rapot dan ijazah anaknya. astaghfirullah.. udah gitu ngomongnya panjaaaaang banget. banyak cerita. tapi ga menjawab pertanyaan. dia malah curhat soal ketua RTnya yg selalu mementingkan org deketnya aja, ga asertif lah, ini lah itu lahh.. heuu banyak cerita pokoknya.</p>
<p>setelah stress wwancara bapak ini selama lebih dari 2 jam. akhirnya gw ga kuat. sedangkan besok pagi jam 7 harus presentasi madpem. jadi gw terpaksa balik aja. waktu itu jam 4. aku pulang dengan gontai. ga makan siang lagii..</p>
<p><strong>Hari Ketiga, Kamis, 30 April 2009</strong></p>
<p>hari ini ke lengkong. ya target dapet 2 lah. alhamdulillah keajaiban hari ini terjadi. abis kuliah pesisir, jam stgh 4 abis ashar pergi naek kalapa dago. turun di atmoshpere. jalan beberapa langkah, belok. masuk gang tanya, ketemu dehh.. itu rumahh.. kayaknya lebih pantes disebut WC umum dehh.. heuu.. respondennya berumur &gt;75 tahun. udah gitu, pendengarannya udah ga berfungsi. lagi, buta huruf karena ga pernah sekolah. &#8220;ema mah can pernah sakola. baheula teh disingsieunan guru teh galak cenah sok nyintreuk..&#8221; (<em>emak mah ga pernah sekolah. dulu sering ditakut-takutin guru itu galak, suka nyentil..) </em>untungnya ada yg bantuin anaknya. untung deh untung. cepet surveinya. terus nyebrang. ehh.. ketemu lagi. disitu juga untungnya ada anaknya, soalnya responden sama tuanya. beres survei tu 2 responden, pulang dah.. udah maghrib..</p>
<p><strong>Hari Keempat, Sabtu, 2 Mei 2009</strong></p>
<p>gw berangkat jam 8, tujuannya selesaikan yg di lengkong dolo.  ketemu sih alamatnya.. tapi, karena kepagian.. gw diusir karena ibunya mau ke pasar. huff ga enak sii.. akhirnya gw cabut, nyebrang.. ganti responden. ternyata udah meninggal. akhirnya gw maksud nerusin ke buahbatu aja.. naek angkot lagi kan,, nah sebelom naek angkot, gw tuker peta yg gw pegang di tas. nahh.. pas di angkot, gw buka tas. nyari daftar alamat&#8230; TERNYATAA!!! tidak ada!!! hah??? hilang???? ini tidak mungkin terjadi! INI TIDAK BOLEH TERJADI.</p>
<p>gw turun di depan jalan cileutik. terus cari lagi itu kertas. ternyata ga ada. gw sms teh alis. ga dibales juga. gw mikir nih gimana cara survei kalo ga ada tu primbon. gw akhirnya sms k ayu. katanya ini teh alis lagi siaware, di lembang boo.. hadoohh.. akhirnya gw sms juga tmn2nya yg juga ikut siaware. karena ga ada balesan. dgn perasaan sedih gw kembali. dasar kudu ikutan NGT. akhirnya gw ke kampus deh.. pas di kampus, teh alis sms. ternyata dia baru pulang minggu sore. dan datanya ga dibawa. artinya?? dua hari itu gw ga bisa survei dong. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</p>
<p><strong>Hari Kelima, Senin, 4 Mei 2009</strong></p>
<p>senin. abis madpem jam 9.30. gw lari naek angkot kalapa-dago. lagi2 lewat lengkong turun di atmosphere. menuju buahbatu. 2 responden dapet di buahbatu. terus satu lagi di jakapurwa. ya ampun.. itu ga ada angkot. jadi gw ke logam dulu, terus naek ojek. nahh.. terus deh gw pergi. alhamdulillah ketemu lancar. ga begitu susah wawancaranya juga. selesai sholat, ternyata udah jam 2.20an. gw mikir. ini jam 3 gw ada kuliah KIS. absennya bisa teken sampe jam 4. begitu jam 4 asistennya kumpulin absennya.</p>
<p>gw punya 2 pilihan. pertama, ke cibaduyut. dapet 2 responden. pilihan ke2, ke lengkong dulu dapet 1, mungkin masih bisa jam 4 sampe kampus. akhirnya krn ga mau bolos, gw ke lengkong aja, jalan emong. lari2, dapet tuh tapi wawancaranya ga begitu singkat. begitu selesai wawancara gw lari naek angkot. begitu turun ke kampus lari lagi. karena laper ke bang ed dulu. nyimpen tas di HMP. terus lari ke oktagon. huahhh.. sial. gw nyampe di kelas jam 4.05. udah gitu, sialnya lagi si asisten duduknya tepat di kursi kelompok gw.</p>
<p>dasar sial. gw ga kebagian absen. huahhhh&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> ( tau gini gw tadi ke cibaduyut aja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</p>
<p><strong>Hari Keenam, Selasa, 5 Mei 2009</strong></p>
<p>ini adalah hari terakhir survei gw. huahhh.. abis kuliah SIP jam 14.40, gw lari tuh ke boromeong, naek kalapa dago (lagi). tuh dari awal udah mulai gerimis. gw turun di kalapa. breett ujan gede boo. terus akhirnya sampe di cibaduyut.. huff.. perjuangan ini, gw survei di tengah badai!!! subhanallah..</p>
<p>ke kebonlega. shalat ashar dulu di mesjid.  ketemu. ehh.. si ibu umur 30an ini. ternyata, buta huruf.. ya ampun. gimana gw nanya yg pertanyaan pake peraga kertas pink itu??? karena itu, gw minta bantuin sodaranya yg juga istri pak RT utk mengarahkan. ternyata matanya udah ngageblek baca tulisan. ga punya kacamata plus. terus akhirnya minta bantuin anaknya bu RT, yg anak SMP. ga ngerti. akhirnya anak dan menantu ibu responden ini dipanggil. jreng.. jreng.. jreng.. keduanya lulusan SD, susah banget ngertinya.. ya ampun. lama deh disitu. selesai jam 5.15an. gw lari2 tuh di tengah ujan deres ke cibaduyut lama. gw harus dapet responden terakhir petang itu. badan ini udah basahhh aja semuanya.. responen terakhir adalah Ahmad Ahdiyat. dia seorang ketua RT di gang ibu ilem. beuhh.. dulu pernah gw datengin tapi dianya mau pergi. tapi hari ini harus dapet. alhamdulillah orangnya ada. karena dia lagi ngerjain bikin sepatu, jadi yg jawab istrinya. ALHAMDULILLAH cepet lancar. <strong>survei gw selesai pas adzan maghrib.</strong></p>
<p>gw shalat dulu di diana. terus naek angkot. baju basah. sepatu basah. dingin.. tapi alhamdulillah survei gila ini selesai.</p>
<p>di antara 8 surveyor, gw keknya yg paling apess deh. ga tau kenapa. udah banyak yg meninggal, orang gila, daftar alamat ilang lah, ditolak responden lah, survei lama karena ini itu lahh.. hujan badai lah.. huff.. tapi tahpapa. dengan survei ini jadi tau juga berbagai macam kehidupan di dalam jenis rumah yg kondisinya sangat tidak layak huni. rumah yg ukurannya mungkin ga sebesar kamar gw. hmmm.. semakin mensyukuri hidup ini, bahwa kita termasuk orang yang beruntung. maka selesailah cerita gw ini, dengan kesimpulan, <em>sebisa mungkin TA gw ga mau data primer ahh.. susah. kalo harus survei pun mending wawancara aja. jangan kuesioner. ihihi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> )</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=252&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/05/15/cerita-survei-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dampak Perkembangan Industri Kreatif terhadap Pola Penggunaan Lahan di Kota Bandung</title>
		<link>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/04/20/dampak-perkembangan-industri-kreatif-terhadap-pola-penggunaan-lahan-di-kota-bandung/</link>
		<comments>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/04/20/dampak-perkembangan-industri-kreatif-terhadap-pola-penggunaan-lahan-di-kota-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 07:36:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Zul Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikriinformationcenter.wordpress.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[ 
RINGKASAN
Pendahuluan
Kota Bandung ditunjuk sebagai pilot project kota kreatif se-Asia Timur dan Asia Tenggara berdasarkan pertemuan Yokohama Juli 2007. Selain itu, pemerintah mencanangkan tahun 2009 sebagai Tahun Ekonomi Kreatif Indonesia. Perkembangan industri kreatif di Kota Bandung pun berlangsung semakin pesat, terutama dalam sektor fesyen, desain, dan musik. Perkembangan industri kreatif tersebut berdampak terhadap produktivitas ekonomi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=246&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoNoSpacing, li.MsoNoSpacing, div.MsoNoSpacing 	{mso-style-priority:1; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	text-align:justify; 	line-height:150%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><strong>RINGKASAN</strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pendahuluan</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-bottom:6pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kota Bandung ditunjuk sebagai pilot project kota kreatif se-Asia Timur dan Asia Tenggara berdasarkan pertemuan Yokohama Juli 2007. Selain itu, pemerintah mencanangkan tahun 2009 sebagai Tahun Ekonomi Kreatif Indonesia. Perkembangan industri kreatif di Kota Bandung pun berlangsung semakin pesat, terutama dalam sektor fesyen, desain, dan musik. Perkembangan industri kreatif tersebut berdampak terhadap produktivitas ekonomi daerah yang juga mengindikasikan peningkatan intensitas sistem kegiatan. Muncul pertanyaan, bagaimana implikasi perkembangan industri kreatif terhadap pola penggunaan lahan? Tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk menjawab hal tersebut, yaitu dapat teridentifikasinya dampak perkembangan industri kreatif di Kota Bandung terhadap guna lahan dan rumusan pengelolaannya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Tinjauan Pustaka</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-bottom:6pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Teori yang membantu untuk analisis dalam karya tulis ini terdiri dari materi yang berhubungan dengan (1) pengertian dan batasan industri kreatif; (2) manajemen perubahan guna lahan; dan (3) indikator kontribusi ekonomi industri kreatif.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Metodologi</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-bottom:6pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Metodologi penelitian karya tulis ini terdiri dari metode pengumpulan data dan metode analisis. Metode pengumpulan data dalam karya tulis ini adalah dengan memanfaatkan data sekunder dari studi sebelumnya. Analisis yang digunakan pada umumnya menggunakan metode deskriptif yang menjelaskan informasi melalui tabel, gambar, dan besaran statistik tertentu.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Analisis</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Perkembangan industri kreatif di Kota Bandung berjalan terutama dalam sektor fesyen, desain, dan musik. Keberadaan industri kreatif ini juga menarik wisatawan untuk berkunjung terutama pada akhir pekan. Lokasi usaha industri kreatif tersebar di Kota Bandung, tetapi paling banyak berkumpul di Wilayah Pengembangan Cibeunying yang merupakan wilayah yang paling banyak sistem kegiatan di dalamnya, baik pendidikan, pemerintahan, maupun perdagangan dan jasa.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Mayoritas penggerak usaha industri kreatif di Kota Bandung adalah perusahaan perseorangan dengan jumlah pekerja tidak lebih dari 10 orang dan berlokasi di sekitar perumahan. Walaupun begitu, kontribusi indsutri kreatif terhadap ekonomi cukup besar. Pada tahun 2007, industri kreatif di Kota Bandung menyumbang 14,46% PDRB dengan menyerap ribuan tenaga kerja. Melihat kontribusi yang besar ini sangat tepat bila pengembangan industri kreatif harus diperhatikan dengan baik.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-bottom:6pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pada dasarnya, berkembangnya industri kreatif di sekitar perumahan dapat ditanggapi secara positif sehubungan dengan kontribusi tersebut. Akan tetapi, perkembangan industri kreatif di sekitar perumahan tersebut merujuk kepada potensi pengembangan lahan yang menjadi salah satu persoalan penataan ruang kota. Dengan demikian, diperlukan suatu pengembangan manajemen perubahan guna lahan dengan kriteria yang berbeda untuk setiap sektor industri kreatif. Ini dapat dipahami karena setiap sektor tersebut memiliki karakteristik bangkitan dan eksternalitas yang berbeda sehingga pengembangan kebijakannya pun dapat dispesifikkan. Dalam menentukannya, dapat dipertimbangkan tiga nilai: sosial, pasar dan lingkungan yang secara seimbang dapat membangun kota secara berkelanjutan.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kesimpulan dan Saran</span></strong></p>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Penulis berhasil mengidentifikasi dampak perkembangan industri kreatif terhadap pola penggunaan lahan di Kota Bandung. Perubahan guna lahan yang dapat terjadi akibat perkembangan industri kreatif harus ditanggapi dengan pertimbangan yang baik. Manajemen perubahan guna lahan tersebut harus mengakomodasi perkembangan industri kreatif di Kota Bandung sehingga tidak hanya mempertimbangkan keuntungan ekonomi yang mungkin diperoleh, tetapi juga keseimbangan lingkungan dan kenyamanan yang diterima oleh masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">(Paper ini ditulis untuk Seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat SAPPK 2009)<br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fikriinformationcenter.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fikriinformationcenter.wordpress.com&blog=2944039&post=246&subd=fikriinformationcenter&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikriinformationcenter.wordpress.com/2009/04/20/dampak-perkembangan-industri-kreatif-terhadap-pola-penggunaan-lahan-di-kota-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24462a6b3a1932a4d8084b1911e72fc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fikriinformationcenter</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>