Tips (Malas) Menyusun Tugas Akhir (TA), Skripsi, atau sejenisnya

11 Comments

Tugas Akhir selalu menjadi momok buat para mahasiswa tingkat akhir. Deadline pengumpulan draft buat sidang seringkali jadi lebih menakutkan daripada TA-nya itu sendiri. Mungkin Anda sering membaca tips untuk menyusun TA, tapi sekarang saya akan berbagi tips supaya ga terlalu stres menghadapi menyeramkan, menyebalkan, atau menyakitkannya kenyaTAan ini! Simaklah baik-baik, hehe

Tetap rajinlah ke perpustakaan, membuka e-journals, dan mengumpulkan bahan-bahan TA itu. Terus kumpulkan seperti mengoleksi perangko. Print atau fotokopi artikel-artikel itu. Tumpuk dengan rapi, lihatlaaah!! Betapa banyaknya bahan untuk TA anda! Amazing bukaan, banyak sekali yang Anda harus baca. Terus tumpuuk, tumpuk teruus. Biarkan tumpukan artikel itu meninggi. Ketika Anda mulai membacanya satu-satu, dan mulai “kelelahan” menghadapi ngerinya tumpukan itu, tinggalkanlah saja..

Janganlah mengerjakan di kamar sendirian terus-menerus. Coba cari variasi. Bangunlah pagi-pagi, berangkatlah ke perpustakaan, atau ke studio, atau ke lab, atau tempat yang cocok untuk neA. Berjalan kakilah ke kampus! Begitu datang ke tempat neA itu, cobalah seduh kopi, nikmati beberapa snack. Ajaklah teman mengobrol singkat. Kalo udah, kembalilah ke laptop Anda, buka 1 file artikel, rasakanlah Anda mulai kecapekan. Maka beristirahatlah kalo udah kayak gini..

Ne-A jaman sekarang pasti pake laptop kaaan? Iya kaaan? Kurang lengkap kalo ga connected to internet, soalnya hari gini internet menyediakan banyak informasi dan resources tak terhingga, termasuk untuk penelitian TA kita. Oleh karena itu, tetap bawalah modem Anda, atau carilah tempat yang ada wi-fi di tempat ne-A Anda. Segeralah buka IE, Firefox, Chrome, Tweetdeck dan sejenis-jenisnya. Sapalah dunia maya!! Tulislah status: “lagi ne-A”. Coba liat-liat updates dari teman-teman Anda. Sesekali coba kasih comment, karena konon ini caranya silaturahim jaman sekarang. Silaturahim ini wajib hukumnya, untuk mempererat persaudaraan di antara kita, oleh karena itu segala macam gangguan harus dihadang. Kalo udah kayak gini, file “Bab 1-bismillah.docx”nya diminimize aja deh. Biar silaturahim kita ga terganggu.

Ne-A itu menurut pengalaman efektif kalo “dikerjain bersama”, maksudnya working in groups, ya jangan banyak-banyak 5 orangan deh. Walaupun masing-masing topiknya bisa berlainan, tapi disitu bisa terjadi saling tukar pikiran, saling membantu dan bahu-membahu. Proses bertukar pikiran itu penting dalam komunikasi dalam grup ini. Supaya ga bosen, cobalah bahas satu dua gosip terkini, pasti akan meningkatkan passion Anda. Apalagi kalo ngerjainnya di perpus, pasti akan semangaaat! Indikatornya, dimarahin penjaga karena terlalu berisik ngobrolnya..

Ngerjain TA itu gampang stres dan bosen. Supaya ga bosen, sewaktu nangkring di kampus, coba deh donlot cadangan movies (beruntungnya anak ITB punya FTP yang berisi segala macam film jadul hingga new releases). Begitu udah sampe rumah, kerjain lagi draft TA Anda. Sesekali kalo bosen, cobalah beralih ke folder movies Anda. Coba buka satu aja episod serial semacam Glee yang belum Anda tonton. Minimize dulu file berjudul “Bab-1 bismillah terus ga pernah alhamdulillah.docx”, khusyuklah dengan Media Player Classic Anda.

Selalu saling mengingatkan dengan teman Anda. Ingatkanlah mereka untuk tetap semangat dengan TA-nya. Minta juga mereka untuk menyemangati Anda. Caranya, sindir-sindirlah teman-teman dengan menyangkut-pautkan nama apapun dengan TA. Misalnya, “hadapilah kenyaTAan ini”, “apa kabar cinTA”, “lagi ngapain sisTA”, dan sejenisnya. Teruslah sindir-menyindir sehingga obrolan semakin mengasikkan. Terus lakukan ini hingga Anda tersadar semua yang ada di sekeliling Anda menghantui Anda, mungkin nama Anda sendiri mengandung dua huruf sakti ini. Kalo udah kayak gini, tenanglah. TeTAp coba untuk mencinTAi kenyaTAan ini!

Problem besar lain dalam ne-A adalah bimbingan. Komunikasi yang ga nyambung dengan pembimbing, atau jadwal yang ga cocok-cocok menjadi persoalan yang bikin gregeTAn. Jangan khawatir, kalo udah kayak gini, coba untuk sedikit bersabar. Mencoba untuk menguntit pembimbing, meneror dengan SMS dan email berturut-turut bisa dicoba. Selain itu, cobalah print fotonya, tempellah di kamar Anda. Kalo pas ne-A Anda menghadapi kebingungan, tataplah foto itu, tataplah matanya. Tanya dengan perasaan yang mendalam, niscaya akan kau dapat jawabannya, hanya dalam mimpi.. Btw, tempelnya di figura aja ya, jangan di papan darts ya! Ga boleh tauuuk!

Hum hum humm.. apalagi ya tipsnya. Sementara ini baru kepikiran seperti ini. Satu hal, ga semua yang lo  baca itu bener. Hahaha.. cobalah terjemahkan tulisan ini dengan bahasa manusia yang normal, hehehe.

KP yang mulai menyenangkan :D

1 Comment

Pada awalnya memang membosankan. Ya iyalah ya, cuma disuruh baca gitu aja. Tapi prosesnya berlanjut, ada meeting internal maupun dengan tim pemberi proyeknya.  Besok juga akan field visit ke lokasi proyeknya. Suasana KP yang pada awalnya membosankan itu, ditambah dengan orang-orangnya yang serius dengan dunianya masing-masing akan membuat tidak betah. Tapi sejak kemaren, suasananya mulai terasa beda. Ruang peneliti serasa lebih rame, dengan berbagai isu terkait pekerjaan maupun urusan ibu-ibu dan pendidikan anak2nya.

Ada ibu salah satu peneliti yg akan cuti minggu depan. alasannya karena anaknya ulangan umum kenaikan kelas. hohoho… lucu ya. “ini nih gara-gara mendiknasnya. kita harus pilih presiden yg mendiknasnya jangan yang itu..” Ibu-ibu di sini rupanya sepakat bahwa pendidikan SD di Indonesia ini aneh. Terlalu berat buat anak, masa kelas 1 udah belajar macem-macem, bahasa inggris lah, IPA, IPS, PKn, ini itu.. padahal waktu kita sekolah dulu kelas 1 itu cuma “calistung”. heu… Bahkan dalam UN dan ulangan umum itu bisa ditanyakan, “SBY presiden yang keberapa?” atau “Jusuf Kalla dari partai apa?” What is the essence? Kenapa sistem pendidikan di Indonesia harus menghafal seperti itu?? Sangat menyusahkan.

Yah.. itu cuma intermezo aja sih.. tapi topik ini agak menghangatkan suasana di kantor beberapa hari ini. Kenaikan kelas, kelulusan, masuk sekolah, “bimbel”, blablabla.. Di antara pekerjaan ini menarik juga buat ketawa-ketawa di balik monitor *sok-sok nimbrung*.

Kembali ke KP.. Akhirnya pengalaman baru mulai didapatkan hari ini. Rapat dengan dev’t agency donornya.. Komunikasinya seperti tukar informasi antar-aspek di studio. Hmmm… Untungnya saya KP bukan di konsultan. Tadi Mbak Atik cerita dia KP di konsultan di B*li, katanya kerjaannya itu COPY PASTE doang. Hihh.. halo halo haloooo… Hal ini tidak akan ditemukan dalam kamus gw. Beruntung sekali dapet KP di sini. Sesuai dengan yg dipelajari di kuliah, dan malah bisa improved. Ini juga termasuk dipaksa writing the report in english *huff* dan mengenal stakeholder lain dalam pembangunan yg biasa menjadi klien–biasanya pemerintahan, sekarang ketemunya development agencies alias donor. Walaupun sebenarnya saya masih bingung apa kepentingan mereka menjadi donor seperti itu. Bangun rumah kompos lah, meteran induk, pembersihan selokan, perbaikan kualitas kesehatan, blablabla.. Ada kepentingan apakah? Politik luar negeri? Soft-loan??

Entahlah, yang jelas saat ini saya sedang menikmati masa KP itu, terutama kalo udah diskusi, karena itu menyenangkan, selain karena traktiran dari pembimbing yang LUMAYAN. :) :) :)

mending kuliah atau KP?

4 Comments

ini adalah sepenggal episode dari perkuliahan di PL ITB. kerja praktek akhirnya gw alami juga. konon katanya, kerja praktek akan memberikan pemahaman baru selain substansi akademis yg kita dapatkan dari kuliah. emang si, dari lingkungan sosialnya, waktunya, dan cara mengerjakan tugasnya berbeda sama kuliah.

semasa KP, jam kehidupan gw gitu-gitu aja. berangkat dari kosan jam 8.30, masuk kantor jam 9, jam 12 makan, jam 5 sore pulang. gitu aja,, nah kalo kuliah kan jamnya bisa beda-beda. selesai kuliah bisa ke Bang Ed, bisa ke labscan, berkunjung/silaturahim ke TU :) ato pergi ke studio. nah kalo KP ini.. ya udah disitu aja. paling-paling move ke ruang meeting. utk makan siang pun seringya dibeliin sama OB.

jadi enak kuliah atau KP? sebenarnya enakan kuliah. apalagi kalo pas jadwal di KPnya lagi ga ada kerjaan pasti. bisa bosen seharian. kalo kuliah kita bisa ketemu lebih banyak jenis orang. dan lucunya nih, pembimbing KP gw itu orangnya suka berkomunikasi via tulisan. hampir semua arahan, bimbingan dan tugas disampaikan via email. padahal kita masih satu ruangan, cuma dia ada bilik tersendiri. huhu.. ya tipe orang beda-beda memang. heu..

Academic Integrity and Academic Dishonesty

Leave a comment

ceritanya gw ikut seminar integritas akademik yg diadakan Dirdik ITB hari Kamis, 7 Mei 2009 jam 15.30 mewakili HMP. pembicaranya ada dari dosen dan mahasiswa. keduanya dari FTMD. kalo dosen lebih menceritakan “watch tower” di FTMD yg ga beda sm CCTV di kelas-kelas, dan dipergunakan utk mengawasi mahasiswa ketika kuliah dan ujian.

materi tentang academic integrity itu sendiri dibahasnya oleh pram, mapres FTMD 2009. dia menjelaskan tentang academic dishonesty alias kecurangan akademik. ternyata bahannya ada di wikipedia, dan sekilas akan gw bahas. ada 6 jenis kecurangan akademik, yaitu:

  • Plagiarism: adopsi atau reproduksi ide atau kata-kata atau pernyataan orang lain tanpa memberitahukan bahwa kita menyitirnya. wahh.. hati2 nih yaa.. yg kyk gini banyak banget terjadi di antara kita. jangan sampe ya.. kalo buat tugas buat yg sejujur mungkin. jangan sembarangan dalam menyitir.
  • Fabrication: penyalahan data, informasi, atau sitiran dalam berbagai latihan/tugas akademis. contohnya, dlm praktikum atau penyusunan TA, ternyata datanya ga terdistribusi normal. terus diubah2 deh sampe normal. nah, itu ga bolehh..
  • Deception: menyediakan informasi yang salah untuk instruktur/dosen/asisten dsb. dalam hal tugas akademis. contohnya, ngaku-ngaku udah ngumpulin tugas, atau ngaku sakit jadi ga bisa ngumpulin tugas, dan jugaa… TITIP ABSEN!!
  • Cheating:  setiap upaya untuk memberikan atau menerima bantuan dalam kegiatan akademik, misalnya ujian. ayoo… siapa yg suka??
  • Sabotage: berbuat agar orang lain tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya. termasuk memotong halaman di buku perpus atau menggagalkan percobaan orang lain.  ihh.. ini mah jahat yaa.. misalnya lo masukin virus di laptopnya dia, sehingga data tugasnya ilang. ini mah namanya jahat sm temen!
  • Professorial misconduct: nahh.. yg ini kecurangan akademik yg dilakukan oleh dosen/asisten, misalnya dosen punya mahasiswa yg disukai, terus suatu saat nilainya jelek, tapi dosen itu tetep mendongkrak nilainya sehingga nilainya ga sesuai kenyataan. hmmm… jadi inget sesuatu :) )

itu sih tentang kecurangan akademik. tapi,, kita belom bicarain “academic integrity”nya ya?? integritas akademik itu sendiri akan dibangun dengan cara kita memerangi dan menghindari kecurangan akademik tersebut. sebagai mahasiswa yang nantinya akan jadi pejabat yang bersih, makhluk mulia yang jujur, atau penegak keadilan dan idealist di negeri ini, marilah kita membangun integritas akademik itu dalam diri masing-masing. ga susah kok. hanya dengan percaya pada dirimu sendiri, bahwa lo bisa menuntaskan tugas akademik lo dengan baik, sesuai dengan kemampuan. satu kata, ini tentang kejujuran.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 357 other followers